detiksport/M.Resha Pratama

Jakarta – Para pelari elit asing akan saling beradu kuat dan cepat di Jakarta International 10 K besok pagi. Tak hanya harus bersaing dengan pelari lainnya, tapi mereka harus berjuang melawan kelembaban udara Jakarta.

Inilah yang disampaikan oleh Sekjen Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Tigor Tanjung, usai mengikuti mengenai prosedur dan peraturan lomba dengan para peserta lomba di Hotel Millenium, Jakarta, Sabtu (4/6/2011) siang WIB.

Relatif para pelari asing yang berjumlah 17 orang dan berasal dari negara-negara seperti Ethiopia, Kenya, Uganda, Jepang, Rusia, Australia dan Vietnam, tak mengalami problem dengan peraturan perlombaan dan tak ada pertanyaan dari pelari.

“Tapi yang dikeluhkan mereka sejak tiba di sini itu yaitu kelembaban udaranya. Kalau cuaca samalah, di negara mereka panas juga. Tapi kan kelembaban itu juga tantangan bagi mereka dalam lomba ini,” tutur Tigor kepada detikSport.

“Angin di sini pun tidak kuat kok. Jadi jangan jangan khawatir,” ucap Tigor kepada para peserta.

J10K tahun ini akan kembali diikuti Titus Kwemoi Masai (Kenya), juara bertahan di nomor elite internasional putra. Sayang juara di kelas putri, Gladys Jepkoskei Kwambai (Kenya) tak bisa ikut karena sedang berbadan dua.

Soal kesiapan pun Tigor memastikan jika semua persyaratan dan perlangkapan sudah terpenuhi. Jadi para pelari yang berjumlah 34.000 ribu besok tinggal berlomba dan beradu jadi yang terbaik.

“Semua sudah siap 100 persen dan besok tinggal berlomba,” tukasnya.

Sesudah lomba, pengawas lomba dari PASI dan juga IAAF akan langsung membawa juara pertama di level elite internasional baik putra maupun putri, untuk melakukan tes doping.

Jakarta International 10K tahun ini, yang kembali disponsori oleh Milo dari Nestle, dan merupakan penyelenggaraan kedelapan, akan memperebutkan total hadiah Rp 600 juta. Gubernur DKI Fauzi Bowo juga menjanjikan bonus Rp 500 juta bagi pelari nasional yang bisa menorehkan rekor baru.

Pelari Elite Asing Putra: Titus Kwemoi Masai (Kenya), Patrick Kiprono Kimeli (Kenya), Jeffrey Hunt (Australia), Henry Kipsigei Chirchir (Kenya), Charles Wachira Maina (Kenya), Martin Toroitich (Uganda), Dang Hai Duong (Vietnam), dan Shogo Otsu (Jepang).

Pelari Elite Asing Putri: Maryanne Wangari Wanjiru (Kenya), Feyse Tadese Boru (Kenya), Triyaningsih (Indonesia, Juara III JI10K 2010), Aberu Kepede Shewaye (Ethiopia), Elza Kireaya (Rusia), Margarita Plaksina (Rusia), Eugenia Danilova (Rusia), Nguyen Thi Dong (Vietnam), dan Yumi Hirata (Jepang).


( mrp / nar )

Share Post