Antonio Conte

Beredar Rumor Musim Depan Antonio Conte Tidak Di Chelsea Lagi

Hubungan Antonio Conte dengan manajemen Chelsea memburuk. Keduanya diyakini takkan melanjutkan kerja sama hingga musim depan.

Conte musim ini kesulitan membawa Chelsea bersaing di zona teratas Premier League, setelah membawa mereka juara musim lalu. The Blues sementara ini ada di posisi empat dengan 50 poin, telah tertinggal 19 angka dari Manchester City yang memimpin.

Anak-anak London barat ini malah kini diperkirakan bakal kesulitan bertahan di empat besar, mengingat belakangan mendapatkan hasil tak maksimal. Dalam lima partai terakhir di liga, Chelsea cuma menang sekali. Agen Bola

Eden Hazard dkk. justru dipermalukan di dua laga teranyarnya, oleh tim-tim sekelas Bournemouth dan Watford. Mereka kalah 0-3 di kandang dari Bournemouth, lalu dihantam 1-4 saat tandang ke Watford.

Terkait performa timnya, Conte beberapa kali mengirimkan sinyal ketidakpuasan terhadap manuver Chelsea di bursa transfer. Media-media Inggris melaporkan bahwa pria Italia itu tak diberikan keleluasaan untuk memilih pemain yang diinginkannya.

Salah satu tandanya terlihat di musim panas lalu. Conte yang dikabarkan menginginkan Romelu Lukaku pada akhirnya mesti puas dengan Alvaro Morata. Conte malah sudah secara terbuka mengungkapkan, bahwa Chelsea butuh 2-3 pemain top musim depan alih-alih mendatangkan banyak nama berkualitas rata-rata.

Melihat situasi ini, eks penyerang Arsenal dan tim nasional Inggris Ian Wright memprediksi kerja sama keduanya pihak ini takkan berlanjut hingga musim depan. Conte memang masih punya kontrak hingga 2019, tapi Chelsea diyakininya sudah gerah dengan sikap Conte.

“Tidak, saya tak berpikir dia masih akan di Chelsea musim depan. Ketika Anda melihat dia bicara soal durasi kontraknya dan sungguh menyebutkannya, ‘Saya punya 18 bulan tersisa dan takkan pergi’, itu nyaris seolah-olah dia berkata ‘Kalau mereka ingin saya pergi, mereka mesti menyingkirkan saya’,” ungkap Wright dikutip Sky Sports. Bandar Bola

“Yang mereka alami sekarang ini adalah situasi yang menyedihkan. Karena saya tak paham Chelsea bisa menjanjikannya sesuatu yang lain, sehingga membuatnya begitu marah seperti saat ini.”

“Saya sungguh meyakini ini karena Chelsea bersikeras dan bilang ‘Tidak, kamilah yang akan membeli pemain-pemainnya’. Jadi tidak, saya tak berpikir dia bakal masih ada di sana musim depan karena orang-orang di posisi atas bakal sudah merasa cukup dengannya,” imbuh pria yang kini menjadi analis untuk sejumlah stasiun televisi Inggris ini.

Penggawa Chelsea Tetap Berdiri Tegak di Belakang Conte

Kekalahan telah Chelsea 1-4 dari Watford dihubungkan dengan masa depan Antonio Conte. Kiper Chelsea Thibaut Courtois membelanya.

Chelsea, tampil dengan sepuluh pemain sejak menit ke-30 setelah Tiemoue Bakayoko dikartu merah, ditekuk Watford 1-4 dalam lanjutan Premier League di Vicarage Road Stadium, Selasa (6/2/2018) dini hari WIB. Dalam laga itu, gawang The Blues juga malah menjadi wahana latihan tembak Watford.

Kekalahan itu sekaligus membuat Chelsea gagal bangkit setelah dikandaskan Bournemouth di Stamford Bridge pekan sebelumnya. Chelsea dipermalukan 0-3.

Dua kekalahan besar beruntun itu pun membuat masa depan Conte dispekulasikan. Ada yang menyebut salah satu penentu kursi Conte adalah pemain.

Courtois merespons dengan menyebut kalau sampai saat ini para pemain masih berada di belakang Conte. Mereka akan kembali berlatih sesuai jadwal di bawah arahan manajer asal Italia itu.

“Kami percaya terhadap Conte dan kami yakin kepada tim kami,” kata Courtois sepreti dikutip situs resmi klub. Judi Online

“Setelah mendapatkan dua hasil buruk, kami akan mencoba untuk mengembalikannya, menjadi lebih solid, dan melanjutkan keseharian kami,” dia menambahkan.

“Kami sudah menunjukkan kalau kami tetap tampil habis-habisan dengan sepuluh pemain dan menunjukkan karakter kami, tapi saat kalian sudah kalah dua kali itu memang tidak bagus maka akan muncul pertanyaan dari banyak pihak. Kami hanya perlu untuk berlatih kembali bersama-sama manajer agar situasi berbalik,” kiper Belgia itu menjelaskan.

Terdekat, Chelsea akan menghadapi west Bromwich Albion di kandang. Laga itu dihelat 12 Februari.

Conte Tak Percaya Nasibnya Akan Ditentukan oleh Para Pemain

Antonio Conte tak percaya dengan rumor yang menyebut nasibnya di kursi manajer Chelsea akan ditentukan oleh para pemain. Conte juga bertekad untuk mengembalikan The Blues ke trek.

Nasib Conte mulai jadi bahan pembicaraan setelah Chelsea tak kunjung keluar dari periode negatif. Setelah kekalahan memalukan 0-3 dari Bournemouth di kandang sendiri pada tengah pekan lalu, Eden Hazard dan kawan-kawan kembali dilibas lawannya.

Chelsea harus mengakui keunggulan Watford dengan skor 1-4 di Vicarage Road, Selasa (6/2/2018) dinihari WIB. Sejak 1995, baru kali ini Chelsea menelan dua kekalahan beruntun dengan selisih tiga gol.

Banyak pengamat yang memprediksi Chelsea bakal mendepak Conte jika situasi tak lekas membaik. Apalagi, Chelsea memang dikenal tak segan untuk memecat para manajer mereka yang kinerjanya tak memuaskan.

Akan tetapi, Conte membantah isu yang menyebut suara para pemain akan ikut menentukan masa depannya. Menurut pria asal Italia itu, nasib pelatih tak seharusnya berada di tangan pemain.

“Apakah Anda berpikir klub bisa memutuskan untuk memecat seorang pelatih jika tidak ada dukungan para pemain? Saya pikir cuma di sini, cuma di sini, kalian berpikir begitu. Kalian berpikir bahwa para pemaion punya kekuatan ini? Iya? Ini salah. Ini salah. Kalau ini terjadi, baiklah,” ujar Conte di Soccerway.

“Tapi, saya ulangi, dalam hidup saya ketika saya masih jadi pemain, saya adalah kapten Juventus dan tak pernah sekali pun bicara dengan klub saya soal pelatih. Dan, jika klub mencoba bertanya kepada saya, ini bukanlah masalah saya,” tambahnya. Taruhan Bola

“Tugas saya adalah bekerja dengan para pemain ini dan mereka adalah para pemain yang jujur dan mereka bekerja dengan komitmen. Masalahnya adalah kalian berusaha menciptakan masalah. Saya melakukan pekerjaan saya dan saya tak akan kesulitan untuk tidur,” kata Conte.

Kekalahan dari Watford membuat Chelsea tak beranjak dari posisi keempat di klasemen sementara Premier League dengan 50 poin dari 26 laga. Klub London Barat itu tertinggal 19 poin di belakang Manchester City yang berada di posisi teratas. Peluang mereka untuk mempertahankan gelar pun bisa dibilang nyaris tertutup.

“Tentu saja, ini adalah momen sulit. Jika kami ingin mencari alasan, alibi, kami bisa menemukan semuanya. Kelelahan, cedera, … tapi ini bukan cara saya untuk menghadapi situasi, untuk memecahkan masalah,” ujar Conte.

“Anda harus menyelesaikan masalah dengan bekerja. Anda tak akan menang dengan alasan. Dalam hidup saya, saya ingin menjadi juara dan saya adalah seorang juara,” katanya.

Share Post