Piala Presiden 2018

Unggul 1-0 Atas PSMS, Persija Melaju Ke Final Piala Presiden 2018

Persija Jakarta memastikan tiket ke final Piala Presiden 2018. Di leg kedua semifinal, Macan Kemayoran menang dengan skor 1-0 atas PSMS Medan.

Pada laga semifinal leg kedua yang masih dihelat di Stadion Manahan, Solo, Senin (12/2/2018) sore WIB, Persija gantian jadi tuan rumah menjamu PSMS. Persija mengantungi keunggulan 4-1 di leg pertama hari Sabtu kemarin.

Meski demikian, Persija masih menurunkan sebagian besar pemainnnya. Padahal Persija sudah ditunggu laga Piala AFC kontra Johor Darul Tazim beberapa hari setelahnya.

Marko Simic dimainkan sebagai starter dengan Andritani Ardhiyasa berada di bawah mistar, lalu Jemerson Da Silva di depan. Ramdani Lestaluhu dan Ismed Sofyan.

PSMS yang dalam posisi sulit justru bermain lebih lepas dan banyak menekan Persija sejak menit awal. Beberapa kali para pemain PSMS mampu merepotkan Andritany.

Setelah bermain imbang 0-0 di babak pertama, Persija akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-60. Lagi-lagi Simic jadi pembeda untuk timnya setelah menyontek umpan tarik Riko Simanjutak di depan gawang PSMS yang dikawal Dhika Bayangkara. Agen Bola

Gawang Persija nyaris bobol di menit ke-80 ketika Frets Listanto Butuan berada bebas di kotak penalti namun Andritany dengan sigap mengamankan bola.

Skor 1-0 bertahan hingga laga usai dan Persija berhak lolos ke final dengan unggul agregat total 5-1. Persija tinggal menunggu pemenang partai semifinal lainnya antara Bali United kontra Sriwijaya FC 14 Februari mendatang.

Susunan pemain

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa; Danny Saputra (Rezaldi Hehanusa 71′), Ismed Sofyan, Jamerson Da Silva (Gunawan Dwi Cahyo 65′), Maman Abdul Rahman; Arthur Barros Bonai, Asri Akbar (Fatchur Rohman 63;), Ramdani Lestaluhu, Yan Pieter Kornelis; Marco Simic (Bambang Pamungkas 66′), Riko Simanjuntak (Novri Setiawan 71′)

PSMS Medan: Dhika Bayangkara; Muhamamd Roby, Roni Fatahilah, Abdul Aziz Lutfi Akbar, Fredyan Wahyu Sugiyanto, Gusti Sandria, Legimin Raharjo, Muhammad Alwi Slamat; Nguessan Kissito Wilfred Yessioh, Frets Listanto Butuan; Sadney Khoetahe Urikhob (Suhandi 46′)

Modal Bagus Persija Hadapi Johor Darul Takzim

Persija Jakarta mengantongi tiket ke babak final Piala Presiden 2018 usai menyingkirkan PSMS Medan. Persija punya modal bagus menghadapi Johor Darul Takzim.

Lantaran bersiap menghadapi tim asal Malaysia itu, pelatih Persija, Alessandro Stefano Cugurra ‘Teco’ Rodrigues, melakukan enam pergantian pemain dalam laga di Stadion Manahan Solo, Senin (12/2/2018).

Meski demikan, Macan Kemayoran bisa menang 1-0. Persija lolos ke final Piala Presiden dengan meyakinkan 5-1.

“Sudah 5-1, sudah aman, saya pikir lebih baik saya istirahatkan pemain. Takutnya cedera,” kata Teco usai pertandingan. Bandar Bola

Teco mengatakan jadwal Persija memang padat. Dalam 12 hari terakhir, kata dia, Persija telah menjalani enam pertandingan.

“Ini kasihan pemain. Benar-benar jaga kondisinya. Kadang masih main bagus tapi saya ganti, agar tidak cedera,” ujar pelati asal Argentina itu.

Untuk menghadapi Darul Takzim FC, Teco mengaku belum menentukan skuat pilihannya. Seperti saat melawan PSMS Medan, dia akan lebih dahulu berdiskusi bersama para pemain.

“Kami nanti lihat lagi, mana yang siap buat main lawan Johor. Harus diskusi sama pemain dulu. Tadi yang main di babak kedua, mungkin akan ada yang kita mainkan di Johor,” kata Teco lagi.

Djanur Tetap Anggap PSMS Berprestasi

PSMS Medan harus terhenti di babak semifinal setelah kembali kalah dari Persija Jakarta di leg kedua Piala Presiden 2018. PSMS kalah dengan agregat 5-1.

Meski menelan kekalahan kedua di babak semifinal, pelatih Ayam Kinantan, Djajang Nurjaman, tetap mengapresiasi anak asuhnya. Sebab, mereka adalah tim promosi yang satu-satunya bisa melaju ke semifinal. Judi Online

“Saya apresiasi perjuangan pemain kami. Sebagai tim promosi yang berbenah diri hanya tiga minggu, saya pikir ini suatu prestasi,” kata Djanur –sapaan akrab Djajang– saat konferensi pers di Stadion Manahan Solo, Senin (12/2/2018).

Menurutnya, tim berjuluk Ayam Kinantan itu dinilai mampu mengimbangi permainan Persija. Memang PSMS acap kali mendapatkan peluang di depan gawang, namun gagal dituntaskan menjadi gol.

“Kami akui Persija lebih baik, walaupun sebenarnya kami bisa memberikan perlawanan di babak pertama. Seharusnya bisa mencetak gol. Tapi babak kedua Persija bisa menguasai pertandingan dan mencetak gol,” kata Djanur. Taruhan Bola

Bagi Djanur, kekalahan ini akan menjadi bahan introspeksi timnya untuk menghadapi Liga 1 nanti. Dia berencana akan menggelar beberapa kali pertandingan persahabatan sebelum memasuki musim baru.

“Ini sebagai evaluasi, masih banyak kekurangan. Kami ada waktu untuk melakukan beberapa pertandingan lagi untuk pemanasan agar pemain makin matang,” kata eks pelatih Persib Bandung itu.

Share Post